| Sungai Beremas (Aia Bangih) Kode Pos: 26573 Ranah Batahan (Silapiang) Kode Pos: 26574 Koto Balingka (Parik) Kode Pos: Sungai Aur (Koto Dalam) Kode Pos: 26576 Lembah Melintang (Ujuang Gadiang) Kode Pos: 26572 Gunung Tuleh (Simpang Tigo Alin) Kode Pos: 26571 Talamau (Talu) Kode Pos: 26561 Pasaman (Simpang Ampek) Kode Pos: 26566 Jorong Pasaman Baru: 26515 Luhak Nan Duo (Simpang Tigo) Kode Pos: 26568 Sasak Ranah Pasisie (Sasak) Kode Pos: 26565 Kinali (Kinali) Kode Pos: 26569 Pasaman Barat (Simpang Ampek) Kode Pos: 26567 | |||||
Thursday, February 11, 2016
Kode Pos Terbaru kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat
Nama Ibukota Kecamatan Pasaman Barat Sumatera Barat
| Ibukota Kecamatan (Capital Subdistrict) | ||||||||
| Kecamatan | Ibukota Kecamatan | |||||||
| Subdistrict | Capital Subdistrict | |||||||
| 1 | Sungai Beremas | Aia Bangih | ||||||
| 2 | Ranah Batahan | Silapiang | ||||||
| 3 | Koto Balingka | Parik | ||||||
| 4 | Sungai Aur | Koto Dalam | ||||||
| 5 | Lembah Melintang | Ujuang Gadiang | ||||||
| 6 | Gunung Tuleh | Simpang Tigo Alin | ||||||
| 7 | Talamau | Talu | ||||||
| 8 | Pasaman | Simpang Ampek | ||||||
| 9 | Luhak Nan Duo | Simpang Tigo | ||||||
| 10 | Sasak Ranah Pasisie | Sasak | ||||||
| 11 | Kinali | Kinali | ||||||
| 12 | Pasaman Barat | Simpang Ampek | ||||||
| Sumber : BPS Kab. Pasaman Barat | ||||||||
| Source : BPS - Statistics of Pasaman Barat | ||||||||
Monday, February 08, 2016
Apa saja yang sedang Trend di Google Minggu ini?
THIS WEEK TOP TRENDS: INDONESIA
Google TRENDS FOR MEDIA
Week February 7, 2016, 3 PM (Jakarta, Indonesia)
1. Manchester City vs Leicester, Jamie Vardy
2. Gigih Arsanofa
3. Darmawan Salihin
4. Gempa di Taiwan
5. Banyu Biru
6. Foto Jessica dan Mirna, Meme Jessica
7. Daud Yordan
8. London Love Story
9. Oppo f1, Harga Oppo f1
10. Fitri Spiderkid
TRENDING TODAY: RESEP KUE LUMPUR
TRENDING TODAY: UCAPAN IMLEK
Chinese New Year 2016
INDONESIA TRENDS (past week)
1. Inspirasi Fashion Imlek, Dress Imlek, Model Baju Imlek 2016
2. Ucapan saat Imlek, Kata-Kata Imlek
3. Dekorasi Imlek, Pernak-Pernik Imlek, Cara Buat Lampion Kertas
4. Promo Imlek 2016, Promo Tiket Kereta Api Imlek
5. Lagu Imlek, Lagu Mandarin Anak Imlek, YouTube Lagu Imlek
2016 ACADEMY AWARDS TRENDS
THIS WEEK’S TOP SEARCHED BEST ACTOR NOMINEES (Indonesia)
1. Jennifer Lawrence
2. Cate Blanchett
3. Brie Larson
4. Saoirse Ronan
5. Charlotte Rampling
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
HOW TO BE CHINESE INDONESIAN (IMLEK): link: https://youtu.be/eg-WDpVBfTw
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
REKAMAN SUARA PELECEHAN SEKSUAL DIDUGA INDRA BEKTI: link: https://youtu.be/56DndctcA_o
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
SULE - KESEMPURNAAN CINTA (COVER): link: https://youtu.be/I7eHEkrZtAg
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
FROZEN MOVIE NIGHT: link: https://youtu.be/JJEwLeVmQs0
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
DISKON MAGIC BUKALAPAK: link: https://youtu.be/qXbzRxklwxc
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
CHRIS MARTIN CARPOOL KARAOKE: link: https://youtu.be/qXbzRxklwxc
Sumber: Google Indonesia
Google TRENDS FOR MEDIA
Week February 7, 2016, 3 PM (Jakarta, Indonesia)
1. Manchester City vs Leicester, Jamie Vardy
2. Gigih Arsanofa
3. Darmawan Salihin
4. Gempa di Taiwan
5. Banyu Biru
6. Foto Jessica dan Mirna, Meme Jessica
7. Daud Yordan
8. London Love Story
9. Oppo f1, Harga Oppo f1
10. Fitri Spiderkid
TRENDING TODAY: RESEP KUE LUMPUR
TRENDING TODAY: UCAPAN IMLEK
Chinese New Year 2016
INDONESIA TRENDS (past week)
1. Inspirasi Fashion Imlek, Dress Imlek, Model Baju Imlek 2016
2. Ucapan saat Imlek, Kata-Kata Imlek
3. Dekorasi Imlek, Pernak-Pernik Imlek, Cara Buat Lampion Kertas
4. Promo Imlek 2016, Promo Tiket Kereta Api Imlek
5. Lagu Imlek, Lagu Mandarin Anak Imlek, YouTube Lagu Imlek
2016 ACADEMY AWARDS TRENDS
THIS WEEK’S TOP SEARCHED BEST ACTOR NOMINEES (Indonesia)
1. Jennifer Lawrence
2. Cate Blanchett
3. Brie Larson
4. Saoirse Ronan
5. Charlotte Rampling
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
HOW TO BE CHINESE INDONESIAN (IMLEK): link: https://youtu.be/eg-WDpVBfTw
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
REKAMAN SUARA PELECEHAN SEKSUAL DIDUGA INDRA BEKTI: link: https://youtu.be/56DndctcA_o
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
SULE - KESEMPURNAAN CINTA (COVER): link: https://youtu.be/I7eHEkrZtAg
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
FROZEN MOVIE NIGHT: link: https://youtu.be/JJEwLeVmQs0
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
DISKON MAGIC BUKALAPAK: link: https://youtu.be/qXbzRxklwxc
POPULAR VIDEO RIGHT NOW
CHRIS MARTIN CARPOOL KARAOKE: link: https://youtu.be/qXbzRxklwxc
Sumber: Google Indonesia
Saturday, February 06, 2016
Bandara Pasaman Barat Alternatif Transportasi Evakuasi Bencana
Bandara Pasaman Barat Alternatif Transportasi Evakuasi Bencana
Pewarta : Altas Maulana
Simpang Ampek, 6/2 (Antara) - Bandara Pusako Anak Nagari Kapa
Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), dapat menjadi
alternatif transportasi evakuasi bencana seperti penyaluran logistik dan
obat-obatan.
"Bandara udara perintis itu banyak manfaatnya. Tidak saja untuk transportasi udara saat ini tetapi akan lebih bermanfaat jika nantinya terjadi bencana besar di Sumbar," " kata pejabat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika setempat, Eva Wardi Putra di Simpang Ampek, Sabtu.
Menurutnya bandara udara yang ada di Pasaman Barat harus terus dikembangkan. Sehingga nantinya tidak saja digunakan untuk komersil tetapi juga untuk kesiapsiagaan bencana.
"Daerah Pasaman Barat khususnya dan Sumbar umumnya merupakan daerah rawan bencana. Jadi diperlukan sebuah bandara alternatif yang nantinya bisa mengevakuasi baik masyarakat maupun berbagai logistik," ujarnya.
Ia menjelaskan saat ini Bandara Udara Pusako Anak Nagari sudah beroperasi dengan melayani rute penerbangan ke dua daerah yakni ke Padang dan Pekanbaru dengan pesawat Susi Air.
Jadwal penerbangan ke Pekanbaru itu dilakukan satu kali dalam seminggu setiap hari Senin.
Harga tiket Pasaman Barat-Pekanbaru hanya Rp241.500 bagi masyarakat yang ingin memakai jasa pesawat Susi Air.
Ia mengharapkan dengan adanya rute tersebut mendapat respon positif dari masyarakat Pasaman Barat.
Sebab, jika menggunakan jalur darat menempuh perjalanan lebih kurang 12 jam lewat. Sedangkan melalui jalur udara hanya 45 menit saja.
Sedangkan rute penerbangan Simpang Ampek-Padang dilakukan satu kali seminggu dan ada yang dua kali seminggu.
Pesawat Susi Air terbang setiap hari Selasa dan Kamis, khusus untuk hari Kamis hanya pada minggu pertama dan ketiga tiap bulannya.
Jarak tempuh hanya sekitar 20 menit dan kalau jalur darat empat jam perjalanan.
"Mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa memanfaatkan pesawat ini karena sangat membantu dari segi jarak tempuh," katanya.
Ia menambahkan pesawat Susi Air merupakan jenis pesawat Cessna Grand Caravan dengan kapasitas 12 penumpang.
"Kita berharap kedepannya rute penerbangan dari Pasaman Barat akan semakin banyak kedaerah lainnya," harapnya.
"Bandara udara perintis itu banyak manfaatnya. Tidak saja untuk transportasi udara saat ini tetapi akan lebih bermanfaat jika nantinya terjadi bencana besar di Sumbar," " kata pejabat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika setempat, Eva Wardi Putra di Simpang Ampek, Sabtu.
Menurutnya bandara udara yang ada di Pasaman Barat harus terus dikembangkan. Sehingga nantinya tidak saja digunakan untuk komersil tetapi juga untuk kesiapsiagaan bencana.
"Daerah Pasaman Barat khususnya dan Sumbar umumnya merupakan daerah rawan bencana. Jadi diperlukan sebuah bandara alternatif yang nantinya bisa mengevakuasi baik masyarakat maupun berbagai logistik," ujarnya.
Ia menjelaskan saat ini Bandara Udara Pusako Anak Nagari sudah beroperasi dengan melayani rute penerbangan ke dua daerah yakni ke Padang dan Pekanbaru dengan pesawat Susi Air.
Jadwal penerbangan ke Pekanbaru itu dilakukan satu kali dalam seminggu setiap hari Senin.
Harga tiket Pasaman Barat-Pekanbaru hanya Rp241.500 bagi masyarakat yang ingin memakai jasa pesawat Susi Air.
Ia mengharapkan dengan adanya rute tersebut mendapat respon positif dari masyarakat Pasaman Barat.
Sebab, jika menggunakan jalur darat menempuh perjalanan lebih kurang 12 jam lewat. Sedangkan melalui jalur udara hanya 45 menit saja.
Sedangkan rute penerbangan Simpang Ampek-Padang dilakukan satu kali seminggu dan ada yang dua kali seminggu.
Pesawat Susi Air terbang setiap hari Selasa dan Kamis, khusus untuk hari Kamis hanya pada minggu pertama dan ketiga tiap bulannya.
Jarak tempuh hanya sekitar 20 menit dan kalau jalur darat empat jam perjalanan.
"Mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa memanfaatkan pesawat ini karena sangat membantu dari segi jarak tempuh," katanya.
Ia menambahkan pesawat Susi Air merupakan jenis pesawat Cessna Grand Caravan dengan kapasitas 12 penumpang.
"Kita berharap kedepannya rute penerbangan dari Pasaman Barat akan semakin banyak kedaerah lainnya," harapnya.
Editor : M R Denya
COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016
Roberto Mancini pernah bermain di Stadion Teladan, Medan tahun 1996
Jika ada yang bertanya, siapa pemain sepak bola dunia yang pernah
saya tonton, saya hanya punya satu nama yang diingat. Dia adalah pemain
Sampdoria saat itu (1996) bernama Roberto Mancini. 
Saat itu tahun 1996, saya baru 2 tahun kuliah di Medan. Timnas Indonesia menggelar pertandingan persahabatan di Medan, tepatnya di Stadion Teladan. Saat itu timnas Indonesia sangat terkenal karena diperkuat pemain-pemain yang pernah bergabung di Primavera.
Kesempatan menonton Sampdoria di Medan tidak saya lewatkan. Dengan menyisihkan uang kiriman bulanan saya membeli tiket. Dan konon, pertandingan Sampdoria vs Indonesia itu menjadi big match terbesar yang pernah dipertandingan di Stadion Senayan.
Saat itu, penonton membludak hingga ke tepi lapangan. Semula pertandingan sempat ditunda karena banyaknya penonton. Panitia mungkin khawatir dengan keselamatan pemain karena penonton yang sangat dekat dengan lapangan. Akhirnya, panitia mendapat jaminan bahwa penonton akan tertib. Dibuatlah garis putih dengan kapur, satu meter dari lapangan. Dan penonton dengan tertib berada di belakang garis putih. Saya kebagian tempat persis di belakang gawang. Hanya satu meter dari jaring gawang. Dengan jelas saya bisa menyaksikan semua gol yang terjadi di pertandingan itu.
Pemain yang saya ingat tentu saja sang bintang Roberto Mancini. Pelatih Sampdoria kala itu adalah Sven Goran Erickson. Sebelumnya, kedua kesebelasan sudah bertanding di SU GBK. Pertandingan di Medan adalah pertandingan kedua mereka.
Saat itu, Timnas Indonesia diiisi oleh kiper Kurnia Sandy yang ketika itu adalah kiper ke 4 Sampdoria. Nama Kurnia Sandy masih tercatat di situs wikipedia Sampdoria berikut ini.
Skuad Sampdoria saat itu adalah seperti di bawah ini, namun saya lupa siapa saja yang dibawa ke Medan kala itu.

Saat itu tahun 1996, saya baru 2 tahun kuliah di Medan. Timnas Indonesia menggelar pertandingan persahabatan di Medan, tepatnya di Stadion Teladan. Saat itu timnas Indonesia sangat terkenal karena diperkuat pemain-pemain yang pernah bergabung di Primavera.
Kesempatan menonton Sampdoria di Medan tidak saya lewatkan. Dengan menyisihkan uang kiriman bulanan saya membeli tiket. Dan konon, pertandingan Sampdoria vs Indonesia itu menjadi big match terbesar yang pernah dipertandingan di Stadion Senayan.
Saat itu, penonton membludak hingga ke tepi lapangan. Semula pertandingan sempat ditunda karena banyaknya penonton. Panitia mungkin khawatir dengan keselamatan pemain karena penonton yang sangat dekat dengan lapangan. Akhirnya, panitia mendapat jaminan bahwa penonton akan tertib. Dibuatlah garis putih dengan kapur, satu meter dari lapangan. Dan penonton dengan tertib berada di belakang garis putih. Saya kebagian tempat persis di belakang gawang. Hanya satu meter dari jaring gawang. Dengan jelas saya bisa menyaksikan semua gol yang terjadi di pertandingan itu.
Pemain yang saya ingat tentu saja sang bintang Roberto Mancini. Pelatih Sampdoria kala itu adalah Sven Goran Erickson. Sebelumnya, kedua kesebelasan sudah bertanding di SU GBK. Pertandingan di Medan adalah pertandingan kedua mereka.
Saat itu, Timnas Indonesia diiisi oleh kiper Kurnia Sandy yang ketika itu adalah kiper ke 4 Sampdoria. Nama Kurnia Sandy masih tercatat di situs wikipedia Sampdoria berikut ini.
Skuad Sampdoria saat itu adalah seperti di bawah ini, namun saya lupa siapa saja yang dibawa ke Medan kala itu.
Goalkeepers
Defenders
David Balleri
Alberigo Evani
Moreno Mannini
Stefano Sacchetti
Emanuele Pesaresi
Siniša Mihajlović
Emiliano Milone
Oumar Dieng
Alessandro Lamonica
Midfielders
Marco Franceschetti
Pierre Laigle
Giovanni Invernizzi
Christian Karembeu
Fausto Salsano
Vincenzo Iacopino
Nicola Zanini
Simone Vergassola
Juan Sebastián Verón
Attackers
Farid Wajdi, Putera Pasaman Barat di Komisi Yudisial
Warga Kota Medan sudah tentu mengetahui jika warga mereka, Farid Wajdi,
sejak Desember lalu sudah resmi dilantik menjadi salah seorang anggota
Komisi Yudisial. Namun belum banyak yang tahu jika Farid Wajdi adalah
putera asli Pasaman Barat.
Di laman KY, dituliskan bahwa Farid Wajdi lahir di Silaping. Tidak salah lagi, Silaping yang dimaksudkan adalah Silaping ibu kota Kecamatan Ranah Batahan di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Farid Wajdi lahir di sebuah desa bernama Kampung Mesjid. Ayahandanya adalah seorang ustadz dan guru yang dihormati yang saat itu mengajar di Aliyah Silayang. Saat masih kecil, Farid Wajdi sudah pindah dan bersekolah di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Malintang. Sehingga bagi Farid Wajdi, Silaping dan Ujung Gading adalah kampungnya.
Bagi yang ingin mengetahui sosok beliau, bisa buka situs ini.
Di laman KY, dituliskan bahwa Farid Wajdi lahir di Silaping. Tidak salah lagi, Silaping yang dimaksudkan adalah Silaping ibu kota Kecamatan Ranah Batahan di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Farid Wajdi lahir di sebuah desa bernama Kampung Mesjid. Ayahandanya adalah seorang ustadz dan guru yang dihormati yang saat itu mengajar di Aliyah Silayang. Saat masih kecil, Farid Wajdi sudah pindah dan bersekolah di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Malintang. Sehingga bagi Farid Wajdi, Silaping dan Ujung Gading adalah kampungnya.
Bagi yang ingin mengetahui sosok beliau, bisa buka situs ini.
Thursday, September 09, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Sungai Beremas (Aia Bangih) Kode Pos: 26573 Ranah Batahan (Silapiang) Kode Pos: 26574 Koto Balingka (Parik) Kode Pos: Sungai Aur (Koto D...
-
Kemarin malam aku masih di kantor saat anak-anak nelpon... KABAR BURUK. TV di rumah tiba-tiba mati total. Si Baron pun bilang kalau dia gak ...